Yogyakarta – Mahasiswa Arsitektur Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional dengan memenangkan Juara 1 dalam Sayembara Perspektif 2025 bertajuk “Safe Haven and Holistic Healing for Survivors: A Healing Environment Rehabilitation Center for Survivors of Sexual Violence”. Sayembara ini diselenggarakan oleh Universitas Mataram dan berfokus pada desain tempat rehabilitasi bagi perempuan korban kekerasan seksual dengan pendekatan kontekstualitas dan material alami.
SDGs 3-Kehidupan sehat dan sejahtera
Ir. Adi Utomo Hatmoko, M.Arch., dosen Arsitektur UGM sekaligus arsitek profesional dengan pengalaman puluhan tahun, turut hadir sebagai salah satu pembicara dalam ARCHMEP Meet & Talk yang digelar Rabu, 30 April 2025 pukul 11.30 – 17.00 WIB di Ballroom Swiss-Belinn, Cawang, Jakarta Timur. Acara tersebut mengangkat tema besar “Kegagalan Desain dalam Perencanaan Gedung Rumah Sakit” dan mempertemukan berbagai profesional di bidang arsitektur, kesehatan, hingga rekayasa bangunan (engineering). Kehadiran Pak Adi, begitu kerap disapa, dalam forum ini menegaskan komitmennya untuk terus berbagi pengalaman dan wawasan, utamanya yang terkait dengan perancangan fasilitas kesehatan yang lebih baik, fungsional, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Keterlibatan Ir. Adi Utomo Hatmoko, M.Arch., seorang dosen Arsitektur UGM sekaligus praktisi profesional, sebagai pembicara dalam Hospital Series pada 24 April 2025 mencerminkan peran akademisi dalam menjembatani dunia ilmu pengetahuan dengan praktik profesional di lapangan. Forum yang berlangsung di Kapoposang Meeting Room, Aston Makassar Hotel & Convention Center pukul 09.00 – 15.00 WITA, Pak Adi, begitu beliau akrab disapa, membagikan perspektifnya mengenai tren smart hospital.
Topik dalam gelaran yang rutin diadakan P.T. Global Rancang Selaras di berbagai kota ini relevan dalam konteks kemajuan teknologi dan tuntutan sistem layanan kesehatan modern. Dalam forum tersebut, Pak Adi memaparkan berbagai hal terkait perancangan rumah sakit, mulai dari proses berpikir konsep desain, proses penyusunan studi kelayakan, zonasi ruang rumah sakit, hingga penjelasan dasar tipe ruang di rumah sakit. Terkait dengan smart hospital, beliau memaparkan mulai dari definisi, hingga penjabaran maksud “smart” untuk sebuah bangunan rumah sakit. Berbagai konsep dalam smart hospital yang dipaparkan Pak Adi antara lain: patient-centered care, operational efficiency, advanced diagnostic tools, enhanced communication, AI and data-driven decision making, smart infrastructure and sustainability, robotic assistance, cybersecurity and data protection, smart supply chain management, serta patient empowerment and engagement. Desain arsitektur untuk smart hospital seharusnya dapat mengakomodasi atau menjadi bagian transformasi dari berbagai konsep tersebut. Pada sesi forum, Pak Adi memberikan berbagai studi kasus dari proyek-proyek yang pernah atau sedang dikerjakan. Lebih dari 8 proyek dijelaskan untuk memperkuat pemahaman terkait smart hospital.
Pada puncak acara perayaan Hari Pendidikan Tinggi Teknik (HPTT) ke-79 bulan Februari yang lalu, tim Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan berhasil meraih juara ketiga dalam Lomba Jagoan Kompos. Kegiatan pengkomposan sampah organik seperti sapuan daun dan sisa makanan merupakan cara yang mudah, sederhana dan ramah lingkungan untuk mendukung pengelolaan sampah yang bijak agar tidak menimbulkan bau, tidak menjadi sumber penyakit, dan menjaga kebersihan pemandangan. Fakultas Teknik melalui lomba ini mendorong Departemen agar berpartisipasi aktif dalam upaya menuju Fakultas Teknik Zero Garbage. Hal ini juga sesuai dengan tema HPTT tahun ini yakni “Peranan Ilmu Keteknikan untuk Merespons Perubahan Iklim Global serta Menciptakan Lingkungan Berkualitas dan Lestari”. (SDGs 3, SDGs 11, SDGs 13)
Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan kembali menggelar kegiatan rutin Posbindu (Pos Binaan Terpadu) yakni pengecekan kesehatan dasar. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai usaha dalam meningkatan kesehatan bagi civitas akademika di lingkungan DTAP . Acara berlangsung pada hari Jumat (28/2) di lobby lantai 2 DTAP. Pelayanan dibuka sejak pukul 08.00 hingga pukul 10.00. Civitas akademika DTAP tampak antusias mengikuti pemeriksaan yang dilakukan seperti cek gula darah, cek tekanan darah, cek kolesterol, dan sebagainya. Melalui kegiatan ini para peserta diharap mendapat deteksi dini kondisi kesehatan dan dapat memeriksakan diri lebih lanjut jika kurang sehat. Lebih lanjut lagi, civitas akademika diharapkan selalu menjaga kesehatan diri agar dapat melakukan kegiatan pengajaran dan pelayanan dengan baik.

