Senin, 10 Februari merupakan hari pertama perkuliahan semester genap TA 2024/2025 di Departemen Teknik Arsitektur dan Perancangan (DTAP), Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada. Dalam rangka memulai semester yang baru, Program Studi Arsitektur bersama dengan Program Studi Pendidikan Profesi Arsitek telah berhasil menyelenggarakan kuliah perdana dengan judul ‘Architecting the Future: Urban Innovation for SDGs’. Kuliah ini dilaksanakan di Ruang K1 – K2 dan dihadiri di kampus oleh mahasiswa dari program Sarjana, Pascasarjana, Doktoral, dan Profesi serta secara online oleh mahasiswa yang masih sedang menjalani kerja praktek.
berita
Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan kembali menggelar kegiatan rutin Posbindu (Pos Binaan Terpadu) yakni pengecekan kesehatan dasar. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai usaha dalam meningkatan kesehatan bagi civitas akademika di lingkungan DTAP . Acara berlangsung pada hari Jumat (28/2) di lobby lantai 2 DTAP. Pelayanan dibuka sejak pukul 08.00 hingga pukul 10.00. Civitas akademika DTAP tampak antusias mengikuti pemeriksaan yang dilakukan seperti cek gula darah, cek tekanan darah, cek kolesterol, dan sebagainya. Melalui kegiatan ini para peserta diharap mendapat deteksi dini kondisi kesehatan dan dapat memeriksakan diri lebih lanjut jika kurang sehat. Lebih lanjut lagi, civitas akademika diharapkan selalu menjaga kesehatan diri agar dapat melakukan kegiatan pengajaran dan pelayanan dengan baik.
Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan kembali menggelar acara Pelantikan Arsitek dan Pelepasan Wisudawan program Sarjana pada hari Selasa (25/2). Acara dimulai pada pukul 13.00 ruang K1-K2. Pada periode kali ini terdapat 14 mahasiswa Program Profesi Arsitek yang dilantik, serta 10 mahasiswa Sarjana Arsitektur dan 6 mahasiswa Sarjana Perencanaan Wilayah dan Kota yang mengikuti kegiatan pelepasan wisudawan.
Acara pelantikan dan pelapasan juga dihadiri oleh Prof. Dr. Ir. Sugeng Sapto Surjono, S.T., M.T., IPU., ASEAN.Eng. (Wakil Dekan Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan), Ar. Georgius Budi Yulianto, IAI., AA. (Ketua IAI), Ar. Erlangga Winoto, IAI., AA. (Perwakilan IAI DIY), serta segenap jajaran kepengurusan, dosen, dan tendik di lingkungan DTAP.
Mahasiswa Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota (MPWK) Universitas Gadjah Mada (UGM) telah melaksanakan kegiatan lapangan di sejumlah wilayah di Jawa Barat pada tanggal 24–28 Februari 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses akademik yang bertujuan untuk menganalisis potensi dan mengidentifikasi permasalahan dalam rangka penyusunan rencana pengembangan wilayah dan kota.
Empat lokasi yang menjadi tujuan kegiatan lapangan ini meliputi Kota Cimahi, Cibitung, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bogor. Lokasi dipilih berdasarkan minat masing-masing kelompok studio, yang terbagi dalam dua fokus utama, yakni minat lingkup kota dan minat lingkup wilayah.
Dalam rangka menyambut semester baru, program-program studi di Departemen Arsitektur dan Perencanaan mengadakan kuliah umum dengan mengundang praktisi maupun akademisi dari berbagai latar belakang. Kuliah umum ini bertujuan sebagai wadah untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman terkini di bidang arsitektur dan perencanaan. Selain itu, acara ini juga mempersiapkan mahasiswa untuk mengawali perkuliahan kembali.
Pada tanggal 7 Februari 2025, Perencanaan Wilayah dan Kota mengundang Dr. Sonia Roitman (Associate Professor, University of Queensland). Dr. Sonia memberikan kuliah dengan tema “Indonesian Plannning in Southern Planning Context”. Acara tersebut berlangsung di Ruang Sidang Lt. 2 dan dapat dihadiri oleh mahasiswa PWK tingkat sarjana hingga doktoral. Dalam kuliahnya, Dr. Sonia memaparkan pentingnya perencanaan yang inklusif dan berkelanjutan dalam konteks negara-negara berkembang. Hal ini sejalan dengan tujuan SDGs nomor 11, yaitu membuat kota dan pemukiman yang lebih inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan. Serta mendukung SDGs nomor 16, yaitu masyarakat yang damai dan inklusif untuk pembangunan berkelanjutan, menyediakan akses terhadap keadilan bagi semua orang, serta membangun institusi yang efektif, akuntabel, dan inklusif di semua tingkatan.
Pada hari Selasa (19/11), Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan kembali menggelar acara Pelepasan Wisudawan Program Sarjana Arsitektur dan PWK. Acara tersebut berlangsung di Ruang K1 Lantai 2 yang sudah mulai dibuka sejak pukul 09.00 WIB. Para wisudawan didampingi orang tua/wali tampak hadir dengan penuh kegembiraan dan kebanggaan.
Pelepasan periode kali ini diikuti oleh 21 mahasiswa program Arsitektur dan 6 mahasiswa program Perencanaan Wilayah dan Kota. Pada pukul 09.30 WIB, acara secara resmi dimulai dengan pembacaan doa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta himne Universitas Gadjah Mada. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Ir. Dimas Wihardyanto, S.T., M.T., IPM. (Perwakilan Dosen DTAP).
Belum lama ini Program Doktor Program Studi Arsitektur Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada sukses menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Integrating Türkiye Architecture into Halal Tourism”. Kegiatan ini mengundang Assoc. Prof. Dr. Hüseyin Pamukçu yang merupakan seorang dosen dari Department of Gastronomy and Culinary Arts Afyon Kocatepe University, Türkiye.
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 1 November 2024 di Ruang Kuliah 1 Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa Program Doktor Program Studi Arsitektur, Program Magister Program Studi Arsitektur Konsentrasi Pariwisata, serta Program Sarjana Program Studi Arsitektur yang mengambil Mata Kuliah Arsitektur Pariwisata, Mata Kuliah Studio Tematik bersama Prof. Ir. Wiendu Nuryanti, M.Arch., Ph.D., dan Mata Kuliah Materiality.
New Clark City, Filipina – Warid Zul Ilmi, mahasiswa Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota (MPWK), Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM), mengikuti serangkaian kegiatan ISOCARP’s 60th World Planning Congress “Diamond Anniversary Series– 1st International Conference for New Cities| Planning New Regenerative Cities” yang berlangsung di New Clark City (NCC), Filipina. Kegiatan ini dimulai dengan Young Professional Program Workshop (YPP) bertema “Planning New Generative Cities” pada tanggal 2 hingga 6 September 2024 yang dilanjutkan dengan World Congress Planning pada tanggal 10-13 September 2024.
Pada Senin, 26 Agustus 2024, Balai Bambu KATGAMA di Padukuhan Talunombo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo diresmikan oleh KATGAMA dan FT UGM. Balai berukuran 9 x 9 meter ini didesain oleh Prof. Euginius Pradipto dari Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan UGM, pendanaannya berasal dari Keluarga Alumni Teknik Universitas Gadjah Mada (KATGAMA). Pembangunan balai ini berlangsung selama 6 bulan, dimulai dengan peletakan batu pertama pada 18 Februari 2024 dengan melibatkan warga lokal serta memanfaatkan material setempat.
Pada 11 November 2023, Maria Orchita Bella, mahasiswa Program Magister Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota (MPWK UGM), serta Daniel Harjuna, alumni Perencanaan Wilayah dan Kota, meraih prestasi di acara The 26th FSTPT Symposium & The 4th International Symposium on Transport Studies in Developing Countries (ISTSDC) di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Berada di bawah bimbingan Ibu Isti Hidayati, ST, M.Sc., Ph.D, Maria Orchita meraih penghargaan sebagai Best Presenter Pasca Sarjana dengan penelitian berjudul “Identifikasi Elemen Pembentuk Kota dalam Mengukur Potensi Mobilitas Berjalan Kaki (Walkability) pada Kawasan Kota Pusaka”. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan elemen-elemen pembentuk kota di kawasan kota pusaka yang dapat mempengaruhi tingkat kelayakan berjalan kaki atau walkability yang dilakukan dengan metode analisis konten (content analysis). Dalam riset ini ditemukan bahwa elemen pembentuk kota memberikan pengaruh terhadap kemauan berjalan kaki namun masih hasil penelitian masih terfragmentasi. Kota Pusaka memiliki elemen-elemen khusus yang berbeda dari kota-kota pada umumnya, karena keberadaanya yang sudah ada sejak masa lampau, yang tidak memungkinkan memiliki infrastruktur pedestrian yang ideal seperti pada kota-kota yang direncanakan untuk berjalan kaki.


