Suasana sejuk lereng Gunung Andong di Desa Girirejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, kini tak hanya menyuguhkan panorama indah khas pegunungan. Sejak beberapa tahun terakhir, kawasan ini juga menjadi laboratorium hidup bagi tim dosen Kelompok Keahlian Bidang Desain Arsitektur, Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada, yang konsisten mendampingi masyarakat setempat dalam mengembangkan potensi wisata berbasis keberlanjutan. Program pengabdian yang telah berjalan sejak tahun 2022 ini kini memasuki tahun keempat pelaksanaannya.
SDGs 17
Prof. Ir. Bakti Setiawan M.A., Ph.D., yang akrab disapa Prof. Bobi, akademisi Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, hadir sebagai narasumber dalam talkshow “Ruang-Ruang yang Menginspirasi” pada Kamis, 18 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di Studio RBTV Jogja, Universitas AMIKOM Yogyakarta. Talkshow tersebut menjadi ruang diskusi publik mengenai isu penataan ruang dan pengembangan kawasan strategis di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Diskusi diarahkan pada peran Satuan Ruang Strategis (SRS) dalam menjaga dan memperkuat keistimewaan DIY, salah satunya dari perspektif perencanaan wilayah. SRS diposisikan sebagai instrumen penting yang mengintegrasikan aspek filosofis, historis, adat, sosial, dan lingkungan dalam pengelolaan ruang. Pendekatan ini menegaskan pentingnya keselarasan antara nilai budaya dan kebutuhan pembangunan wilayah.
Pada Jumat, 26 September 2025, Program Studi Arsitektur Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk “MateREALity: AutoConz 3D Construction Printing” sebagai bagian dari rangkaian MateREALity 2025/2026. Kegiatan ini dibagikan melalui Instagram dan ditampilkan pada akun resmi @architecture.ugm.
Sesi ini berfokus pada pengenalan dan eksplorasi teknologi pencetakan bangunan tiga dimensi (3D construction printing) sebagai inovasi dalam dunia konstruksi. Kegiatan ini diselenggarakan melalui kolaborasi dengan DEKKSON, yang memperkenalkan teknologi AutoConz sebagai salah satu terobosan dalam metode konstruksi masa depan.
Yogyakarta, 28 Oktober 2025 – PWK UGM pada edisi kali ini mengadakan kuliah tamu dengan topik “Property Market Research”. Kuliah tamu ini digelar secara offline di Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada. Kuliah tamu ini mengundang Nurul Soraya Desi Yonasari, Senior Researcher dari Colliers Indonesia.
Nurul Soraya dalam kuliah tamu ini membahas secara komprehensif mengenai riset pasar properti, khususnya di sektor perhotelan. Penjelasan dimulai dari pemahaman dasar tentang hotel, jenis-jenis hotel berdasarkan peringkat bintang maupun tujuan kunjungan, hingga pengenalan terhadap konsep hotel chain dan brand.
Yogyakarta, 25 September 2025 – PWK UGM mengadakan kuliah tamu dengan topik “Systems Approach to Planning” secara luring di Gedung Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada. Kuliah ini juga terbuka untuk diikuti oleh khalayak umum.
PWK UGM mengundang Nicholas Phelps, Associate Dean (International), Chair of Urban Planning, Faculty of Architecture and Planning (ABP), The University of Melbourne.
Nicholas Phelps membawa peserta untuk melihat sistem perencanaan kota melalui beberapa lensa pendekatan. Topik ini berangkat dari sebuah kritik bahwa sistem perencanaan di banyak negara, termasuk Indonesia, telah menjadi terlalu kompleks, berbelit-belit, dan birokratis. Yang seharusnya menyederhanakan masalah, birokratisasi ini justru seringkali menambah kerumitan.
Prof. Ir. Bakti Setiawan M.A., Ph.D., yang akrab disapa Prof. Bobi, menjadi narasumber dalam acara Knowledge Sharing pada Selasa, 2 Desember 2025. Acara ini diselenggarakan oleh P.T. Sarana Multi Infrastruktur dan memberikan wawasan penting terkait perkembangan pariwisata dan operasional bandara di Indonesia. Prof. Bobi membawakan materi bertajuk “Tourism dan Airport Operations in Indonesia: Current Condition and Its Prospect (Special Case in Heritage Tourism)”.
Dalam pengantarnya, Prof. Bobi menekankan bahwa pariwisata memiliki potensi besar untuk pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan pengentasan kemiskinan. Aspek hospitality dan kreativitas menjadi semakin krusial dalam industri ini. Selain itu, fasilitas transportasi seperti bandara, pelabuhan, dan terminal menjadi kunci, di mana aksesibilitas menjadi faktor awal bagi perkembangan pariwisata di suatu wilayah.
Paparan mengenai Sumbu Kosmologis Yogyakarta yang disampaikan oleh Dr. Eng. Ir. Laretna Trisnantari Adhisakti, M.Arch., atau Bu Sita, di hadapan para peneliti Taiwan Heritage Society pada 29 Oktober 2025, menghadirkan sudut pandang baru dalam percakapan global tentang pengelolaan kota pusaka. Mewakili UGM-UNESCO Chair, Bu Sita tidak hanya menjelaskan pencapaian Yogyakarta sebagai Warisan Dunia UNESCO, tetapi juga memperlihatkan bagaimana tata ruang tradisional dapat menjadi inspirasi dalam menjawab tantangan keberlanjutan masa kini.
Indonesia kembali menunjukkan peran pentingnya dalam diplomasi budaya internasional melalui kehadiran Dr. Eng. Ir. Laretna Trisnantari Adhisakti, M.Arch. (Bu Sita) sebagai keynote speaker dalam konferensi internasional Guarding Hometown – Learning Across Domain pada 31 Oktober 2025. Konferensi ini diselenggarakan berbarengan dengan Konferensi ke-48 Federasi Nasional Pelestarian dan Regenerasi Kota Pusaka Jepang (Machinami Hozon), yang untuk pertama kalinya digelar di luar Jepang sejak organisasi tersebut berdiri. Kehadiran Indonesia dalam forum tersebut menandai berlanjutnya kontribusi aktif dalam mengembangkan pendekatan pelestarian yang lebih inklusif dan berbasis masyarakat.
Prof. Bakti Setiawan atau kerap disapa Pak Bobi menjadi salah satu narasumber Workshop “Perlindungan Warisan Budaya dalam Pelaksanaan Proyek Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan di Indonesia” yang diselenggarakan oleh P.T. Sarana Multi Infrastruktur di Hotel Plataran Borobudur, Magelang. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 15 Oktober 2025, pukul 14.00–17.00 WIB, dan dihadiri oleh para pemangku kepentingan terkait. Workshop ini bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor agar upaya pelestarian cagar budaya dapat berjalan seiring dengan pembangunan yang berkelanjutan.
Yogyakarta, 8 Oktober 2025 — Prof. Bakti Setiawan, dosen Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada, menjadi salah satu pembicara dalam sesi “From Scientific Research to Societal Impact: Climate and Sustainable Development in Cities” pada WINNER 2025. Prof. Bakti Setiawan atau yang biasa disapa Prof. Bobi, bergabung secara daring dari UGM, berpartisipasi dalam forum internasional yang menghadirkan para akademisi dan praktisi dari Indonesia dan Belanda untuk membahas peran riset ilmiah dalam mendukung pembangunan perkotaan berkelanjutan dan aksi iklim.





