Suasana sejuk lereng Gunung Andong di Desa Girirejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, kini tak hanya menyuguhkan panorama indah khas pegunungan. Sejak beberapa tahun terakhir, kawasan ini juga menjadi laboratorium hidup bagi tim dosen Kelompok Keahlian Bidang Desain Arsitektur, Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada, yang konsisten mendampingi masyarakat setempat dalam mengembangkan potensi wisata berbasis keberlanjutan. Program pengabdian yang telah berjalan sejak tahun 2022 ini kini memasuki tahun keempat pelaksanaannya.
SDGs 8
Prof. Ir. Bakti Setiawan M.A., Ph.D., yang akrab disapa Prof. Bobi, akademisi Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, hadir sebagai narasumber dalam talkshow “Ruang-Ruang yang Menginspirasi” pada Kamis, 18 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di Studio RBTV Jogja, Universitas AMIKOM Yogyakarta. Talkshow tersebut menjadi ruang diskusi publik mengenai isu penataan ruang dan pengembangan kawasan strategis di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Diskusi diarahkan pada peran Satuan Ruang Strategis (SRS) dalam menjaga dan memperkuat keistimewaan DIY, salah satunya dari perspektif perencanaan wilayah. SRS diposisikan sebagai instrumen penting yang mengintegrasikan aspek filosofis, historis, adat, sosial, dan lingkungan dalam pengelolaan ruang. Pendekatan ini menegaskan pentingnya keselarasan antara nilai budaya dan kebutuhan pembangunan wilayah.
Yogyakarta, 31 Oktober 2025 – Program Studi Sarjana PWK UGM kembali mengadakan kuliah tamu dengan topik “Menuju Kawasan Industri yang Berkelanjutan: Konsep, Tata Kelola, dan Strategi Pengembangan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang “. Kuliah tamu ini digelar secara luring dan terbuka untuk umum di Gedung DTAP, UGM. Tidak hanya berupa kuliah tamu, tetapi kegiatan ini juga berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (HMTPWK) UGM dalam Company Visit X MKP Perencanaan Kawasan Industri.
Yogyakarta, 28 Oktober 2025 – PWK UGM pada edisi kali ini mengadakan kuliah tamu dengan topik “Property Market Research”. Kuliah tamu ini digelar secara offline di Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada. Kuliah tamu ini mengundang Nurul Soraya Desi Yonasari, Senior Researcher dari Colliers Indonesia.
Nurul Soraya dalam kuliah tamu ini membahas secara komprehensif mengenai riset pasar properti, khususnya di sektor perhotelan. Penjelasan dimulai dari pemahaman dasar tentang hotel, jenis-jenis hotel berdasarkan peringkat bintang maupun tujuan kunjungan, hingga pengenalan terhadap konsep hotel chain dan brand.
Dalam semangat pembelajaran awal Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026, Program Studi Sarjana Arsitektur menyelenggarakan Archilecture pada Jumat, 12 September 2025 bersama Andy Fisher Workshop (AFW), Singapura, dengan tema “Nature, Nurture, & Narrative: Designing Hotels with People and Place in Mind.” Pada kesempatan kali ini, AFW yang diwakili oleh Radhi Maulanza, Associate AFW. Kegiatan berlangsung di Ruang K1 Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada.
Prof. Ir. Bakti Setiawan M.A., Ph.D., yang akrab disapa Prof. Bobi, menjadi narasumber dalam acara Knowledge Sharing pada Selasa, 2 Desember 2025. Acara ini diselenggarakan oleh P.T. Sarana Multi Infrastruktur dan memberikan wawasan penting terkait perkembangan pariwisata dan operasional bandara di Indonesia. Prof. Bobi membawakan materi bertajuk “Tourism dan Airport Operations in Indonesia: Current Condition and Its Prospect (Special Case in Heritage Tourism)”.
Dalam pengantarnya, Prof. Bobi menekankan bahwa pariwisata memiliki potensi besar untuk pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan pengentasan kemiskinan. Aspek hospitality dan kreativitas menjadi semakin krusial dalam industri ini. Selain itu, fasilitas transportasi seperti bandara, pelabuhan, dan terminal menjadi kunci, di mana aksesibilitas menjadi faktor awal bagi perkembangan pariwisata di suatu wilayah.
Paparan mengenai Sumbu Kosmologis Yogyakarta yang disampaikan oleh Dr. Eng. Ir. Laretna Trisnantari Adhisakti, M.Arch., atau Bu Sita, di hadapan para peneliti Taiwan Heritage Society pada 29 Oktober 2025, menghadirkan sudut pandang baru dalam percakapan global tentang pengelolaan kota pusaka. Mewakili UGM-UNESCO Chair, Bu Sita tidak hanya menjelaskan pencapaian Yogyakarta sebagai Warisan Dunia UNESCO, tetapi juga memperlihatkan bagaimana tata ruang tradisional dapat menjadi inspirasi dalam menjawab tantangan keberlanjutan masa kini.
Indonesia kembali menunjukkan peran pentingnya dalam diplomasi budaya internasional melalui kehadiran Dr. Eng. Ir. Laretna Trisnantari Adhisakti, M.Arch. (Bu Sita) sebagai keynote speaker dalam konferensi internasional Guarding Hometown – Learning Across Domain pada 31 Oktober 2025. Konferensi ini diselenggarakan berbarengan dengan Konferensi ke-48 Federasi Nasional Pelestarian dan Regenerasi Kota Pusaka Jepang (Machinami Hozon), yang untuk pertama kalinya digelar di luar Jepang sejak organisasi tersebut berdiri. Kehadiran Indonesia dalam forum tersebut menandai berlanjutnya kontribusi aktif dalam mengembangkan pendekatan pelestarian yang lebih inklusif dan berbasis masyarakat.
Prof. Bakti Setiawan atau kerap disapa Pak Bobi menjadi salah satu narasumber Workshop “Perlindungan Warisan Budaya dalam Pelaksanaan Proyek Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan di Indonesia” yang diselenggarakan oleh P.T. Sarana Multi Infrastruktur di Hotel Plataran Borobudur, Magelang. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 15 Oktober 2025, pukul 14.00–17.00 WIB, dan dihadiri oleh para pemangku kepentingan terkait. Workshop ini bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor agar upaya pelestarian cagar budaya dapat berjalan seiring dengan pembangunan yang berkelanjutan.
Prof. Ir. Wiendu Nuryanti, M.Arch., Ph.D., dosen Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada, menjadi salah satu narasumber utama dalam kegiatan Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) and Southeast Asia Business Events Forum (SEABEF) 2025. Acara bergengsi ini diselenggarakan oleh Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) bersama Kementerian Pariwisata, bertempat di Hall C9, Conference Area, Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang, Banten pada Minggu, 12 Oktober 2025. Dalam paparannya, Prof. Wiendu mengangkat tema Arsitektur dan Pariwisata, menyoroti bagaimana arsitektur menjadi jantung dari pariwisata Indonesia di tengah derasnya arus perubahan global.



