Dalam semangat pembelajaran awal Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026, Program Studi Sarjana Arsitektur menyelenggarakan Archilecture pada Jumat, 12 September 2025 bersama Andy Fisher Workshop (AFW), Singapura, dengan tema “Nature, Nurture, & Narrative: Designing Hotels with People and Place in Mind.” Pada kesempatan kali ini, AFW yang diwakili oleh Radhi Maulanza, Associate AFW. Kegiatan berlangsung di Ruang K1 Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada.
SDGs 14

Yogyakarta, 1 Juni 2025 — Festival Kota Gadjah Mada (Festagama) hadir kembali di tahun 2025. Festagama merupakan festival tahunan terbuka untuk umum yang diselenggarakan oleh mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota, Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada khususnya angkatan 2023 dan 2024, yang hadir sebagai ruang eksplorasi kreatif yang menghubungkan seni, kota, dan masyarakat.
Festagama ke 13 atau Festagama 13.0 di tahun ini mengusung tema “Citra Musim Rupa Kota”. Tema ini berupaya membawa peserta untuk dapat mengeksplorasi dinamika perkotaan dengan keberagaman musim yang ada, untuk menunjukkan bagaimana sebuah kota mampu bertahan dalam berbagai perubahan musim, meliputi aspek infrastruktur kota, citra visual dan pengalaman kota, hingga estetika ruang publik.
Upaya pencarian Solusi arsitektur berkelanjutan kini tak hanya difokuskan pada daratan, tetapi juga merambah ke wilayah pesisir dan laut. Menjawab tantangan ini, Program Studi Sarjana Arsitektur UGM bekerja sama dengan University of Nottingham Malaysia (UNM) dan Universiti Teknologi PETRONAS (UTP) untuk menghadirkan mata kuliah pilihan kolaboratif bertajuk Floating Architecture. Mata kuliah ini diselenggarakan pada semester genap tahun ajaran 2024/2025, dan dirancang untuk membuka wawasan mahasiswa terhadap potensi kehidupan manusia di atas laut serta bagaimana arsitektur dapat memberikan Solusi berkelanjutan dalam konteks tersebut.

Yogyakarta, 23 April 2025 – Program Studi Sarjana Perencanaan Wilayah dan Kota menggelar kuliah tamu pada Rabu, 23 April 2025 lalu berjudul “Pengarusutamaan Peran Masyarakat Pesisir melalui Pendekatan OECM” bersama Faridz Rizal Fachri, S.Kel, M.Si., seorang praktisi sekaligus program manager di Yayasan Pesisir Lestari sebagai pembicara.
Kuliah tamu dilaksanakan secara daring, diikuti oleh mahasiswa Sarjana Perencanaan Wilayah dan Kota UGM serta terbuka untuk peserta umum.
Kuliah ini berupaya memperdalam pemahaman mengenai bagaimana sebenarnya peran masyarakat dalam menjaga ruang laut dan pesisir. Faridz Rizal Fachri membagikan fakta bahwa dalam praktiknya, masyarakat masih terkesan dipisahkan dari upaya perencanaan maupun penataraan ruang laut. Hal ini menjadi salah satu tantangan di era zaman yang semakin berkembang. Isu-isu penataan ruang maupun pengelolaan wilayah, kota, dan kawasan pesisir yang tidak mempertimbangkan keberadaan masyarakat sering muncul. Seperti isu terdampaknya Suku Bajo akibat pengembangan kendaraan listrik, permasalahan pagar laut di Tangerang yang sempat menghebohkan Indonesia beberapa waktu yang lalu.
Yogyakarta, 23 April 2025 – Program Studi Sarjana Perencanaan Wilayah dan Kota kembali menggelar kuliah tamu pada Rabu, 23 April 2025 lalu yang bertema “Melacak Duyung dengan Drone dan AI“.
Kuliah tamu dilaksanakan secara daring agar dapat diikuti oleh mahasiswa Sarjana dan Magister Perencanaan Wilayah dan Kota UGM serta mengakomodasi peserta umum.
Kuliah ini mengulik bagaimana sebenarnya peran teknologi pada konteks pemantauan dan analisis lingkungan. Dalam kuliah tamu ini, Bella Riskyta Arinda, S.T., seorang praktisi, GIS Specialist di YAPEKA membagikan pengalamannya dalam melakukan pemantauan satwa dugong menggunakan bantuan teknologi berupa citra udara dengan drone serta AI (Artificial Intelligence).

