Senin, 10 Februari merupakan hari pertama perkuliahan semester genap TA 2024/2025 di Departemen Teknik Arsitektur dan Perancangan (DTAP), Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada. Dalam rangka memulai semester yang baru, Program Studi Arsitektur bersama dengan Program Studi Pendidikan Profesi Arsitek telah berhasil menyelenggarakan kuliah perdana dengan judul ‘Architecting the Future: Urban Innovation for SDGs’. Kuliah ini dilaksanakan di Ruang K1 – K2 dan dihadiri di kampus oleh mahasiswa dari program Sarjana, Pascasarjana, Doktoral, dan Profesi serta secara online oleh mahasiswa yang masih sedang menjalani kerja praktek.
SDGs 13
Dalam rangka menyambut semester baru, program-program studi di Departemen Arsitektur dan Perencanaan mengadakan kuliah umum dengan mengundang praktisi maupun akademisi dari berbagai latar belakang. Kuliah umum ini bertujuan sebagai wadah untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman terkini di bidang arsitektur dan perencanaan. Selain itu, acara ini juga mempersiapkan mahasiswa untuk mengawali perkuliahan kembali.
Pada tanggal 7 Februari 2025, Perencanaan Wilayah dan Kota mengundang Dr. Sonia Roitman (Associate Professor, University of Queensland). Dr. Sonia memberikan kuliah dengan tema “Indonesian Plannning in Southern Planning Context”. Acara tersebut berlangsung di Ruang Sidang Lt. 2 dan dapat dihadiri oleh mahasiswa PWK tingkat sarjana hingga doktoral. Dalam kuliahnya, Dr. Sonia memaparkan pentingnya perencanaan yang inklusif dan berkelanjutan dalam konteks negara-negara berkembang. Hal ini sejalan dengan tujuan SDGs nomor 11, yaitu membuat kota dan pemukiman yang lebih inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan. Serta mendukung SDGs nomor 16, yaitu masyarakat yang damai dan inklusif untuk pembangunan berkelanjutan, menyediakan akses terhadap keadilan bagi semua orang, serta membangun institusi yang efektif, akuntabel, dan inklusif di semua tingkatan.
Pada Senin, 26 Agustus 2024, Balai Bambu KATGAMA di Padukuhan Talunombo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo diresmikan oleh KATGAMA dan FT UGM. Balai berukuran 9 x 9 meter ini didesain oleh Prof. Euginius Pradipto dari Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan UGM, pendanaannya berasal dari Keluarga Alumni Teknik Universitas Gadjah Mada (KATGAMA). Pembangunan balai ini berlangsung selama 6 bulan, dimulai dengan peletakan batu pertama pada 18 Februari 2024 dengan melibatkan warga lokal serta memanfaatkan material setempat.
Menjelang akhir tahun 2023, mahasiswa DTAP kembali menorehkan prestasi melalui ajang Indonesia DfGE Design Competition 2023. Acara ini diselenggarakan oleh IFC dan EDGE bersama 20 Universitas rekanan yang tergabung dalam program Design for Greater Efficiency (DfGE) yang bergerak di green building. Kompetensi nasional ini diikuti oleh 53 tim peserta yang kemudian disaring menjadi 10 pemenang dengan 5 pemenang utamanya. Universitas Gadjah Mada sendiri mengirimkan 4 tim yang seluruhnya merupakan mahasiswa DTAP dan dibimbing oleh Dr. Ir. Jatmika Adi Suryabrata, M.Sc., Dr.Eng. Nedyomukti Imam Syafii, S.T., M.Sc., dan Dr.Eng. Agus Haryadi, S.T., M.Sc.

