Pada tanggal 6 hingga 8 Juli 2026, perwakilan Departemen Arsitektur dan Perencanaan, Universitas Gadjah Mada, melakukan kunjungan akademik ke Department of Architecture, Dong-Eui University (DEU), Busan, Korea Selatan. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring internasional Arsitektur UGM sekaligus memperkenalkan konteks pendidikan arsitektur di Indonesia kepada komunitas akademik di Korea Selatan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan guest lecture bertajuk “Learning Architecture in Context: Indonesia and Yogyakarta”. Dalam kuliah tamu ini, disampaikan pengenalan mengenai Indonesia, Kota Yogyakarta, serta profil Program Studi Arsitektur UGM kepada sivitas akademika DEU. Selain itu, dipaparkan pula fokus riset mengenai publicness in architecture and urban design, sebuah topik yang mengulas bagaimana ruang publik dibentuk dan dimaknai dalam praktik arsitektur dan perancangan kota. Kuliah ini dihadiri oleh sekitar 30 mahasiswa tingkat akhir dan 4 orang profesor dari DEU, dan menjadi ruang dialog akademik antara dua institusi dari latar belakang budaya yang berbeda.
Selain memberikan kuliah tamu, kunjungan ini juga diisi dengan peninjauan Graduation Exhibition mahasiswa DEU, di mana perwakilan Arsitektur UGM turut berperan sebagai external jury dalam menentukan karya terbaik yang dipamerkan. Keterlibatan ini memberikan perspektif lintas institusi dalam menilai kualitas karya rancangan mahasiswa sekaligus menjadi ajang pertukaran wawasan mengenai pendekatan pendidikan desain di kedua negara.
Agenda lain yang tidak kalah penting adalah kunjungan ke fasilitas kampus DEU dalam rangka studi banding terkait akreditasi KAAB (Korea Architectural Accrediting Board). Dong-Eui University merupakan institusi yang telah terakreditasi KAAB, sementara Program Studi Arsitektur UGM sendiri tengah mempersiapkan proses re-akreditasi yang dijadwalkan berlangsung pada akhir tahun 2026. Studi banding ini menjadi kesempatan berharga untuk mempelajari standar, sistem, dan praktik baik dalam pemenuhan kriteria akreditasi internasional di bidang pendidikan arsitektur.
Rangkaian kunjungan ditutup dengan sesi diskusi dan networking akademik antara kedua institusi. Dari diskusi ini, tercapai kesepakatan awal untuk menyelenggarakan international design workshop pada tahun 2027 yang akan melibatkan mahasiswa dan dosen dari Arsitektur UGM maupun DEU. Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak sepakat untuk segera menyusun Memorandum of Agreement (MoA) guna memformalkan kerja sama tersebut. Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam memperluas kolaborasi pendidikan arsitektur antara Indonesia dan Korea Selatan.
Poin SDGs:
- SDG 4 – Pendidikan Berkualitas
- SDG 11 – Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan
- SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
- SDG 10 – Berkurangnya Kesenjangan



