Pada Senin, 21 Juli 2025, telah selesai dilaksanakan ujian tesis kedua dari Konsentrasi Desain Arsitektur untuk mahasiswi Anindya Dhiracitta. Citta mengangkat topik tesis berjudul “Model Co-Housing Adaptif Berbasis Desain Partisipatif untuk Generasi Muda di Yogyakarta.” Di tengah krisis keterjangkauan dan tumbuhnya kebutuhan akan ruang sosial yang suportif, model perumahan konvensional seringkali tidak mampu mewadahi gaya hidup serta nilai hidup generasi muda masa kini. Melalui pendekatan analisis Means-End Chain, tesis ini menelusuri hubungan antara atribut hunian, konsekuensi penggunaan, dan nilai personal yang dianggap berpengaruh bagi kehidupan generasi muda. Proses ini kemudian diwujudkan dalam rancangan co-housing adaptif yang dikembangkan bersama calon penghuni melalui desain partisipatif. Hasilnya adalah model co-housing yang fleksibel, kolaboratif, dan kontekstual terhadap kehidupan yang tumbuh dari nilai, bukan sekedar angka. Di bawah arahan dosen pembimbing (Harry Kurniawan, ST., M.Sc., Ph.D.) dan para dosen penguji (Dr.Eng. Ir. Ahmad Sarwadi, M.Eng., IPM. dan Dr.Eng., Ar. Alexander Rani Suryandono, S.T., M.Arch., IAI.), tesis Citta dapat diselesaikan tepat waktu. Selamat atas keberhasilan yang dicapai, semoga semakin mewarnai dan menginspirasi karya-karya desain di Indonesia!
Prestasi Mahasiswa
Yogyakarta, 19 Juni 2025 — Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota (MPWK) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Ujian Akhir Semester (UAS) Studio sebagai puncak dari rangkaian kegiatan akademik berbasis praktik di semester ini. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi mahasiswa untuk mempresentasikan hasil temuan, analisis, serta usulan program perencanaan unggulan dari wilayah studi masing-masing, yang sebelumnya telah dikaji melalui proses pengumpulan data lapangan.
Dalam studio ini, mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok dan ditugaskan mengkaji kawasan tertentu sebagai lokasi studi. Adapun wilayah yang menjadi fokus analisis adalah:
Prienta, mahasiswi Double Degree di Magister Perencanaan Wilayah dan Kota (MPWK) UGM, terpilih sebagai salah satu delegasi Youth Townhall Road to Y20 Indonesia 2025 yang diselenggarakan pada 2 Agustus 2025 di Aula Perpustakaan Jakarta, Taman Ismail Marzuki. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Road to Y20 Summit yang akan berlangsung di Afrika Selatan, dan menjadi forum penting untuk menghimpun suara pemuda Indonesia sebelum dibawa ke tingkat global.
Youth Townhall diinisiasi oleh Indonesian Youth Diplomacy (IYD), sebuah non-profit youth organization yang diikuti oleh Prienta dan menjadi organisasi resmi yang bertugas menyaring dan memfasilitasi pemuda Indonesia untuk terlibat dalam forum Y20 Summit, official Youth Engagement Group dalam forum G20 Leaders Summit, sekaligus Youth Focal Point untuk G20 Sherpa Republik Indonesia. Ketertarikan Prienta mengikuti kegiatan ini berawal dari tujuan kegiatannya, yaitu mendengar suara pemuda melalui diskusi kelompok terfokus dan forum konsultasi, yang kemudian dirangkum dalam communiqué dan dibawa ke Y20 Summit di Afrika Selatan. “Di sini terlihat jelas bahwa kegiatan ini bisa membawa suara anak muda dari akar rumput ke level internasional, quite literally and directly,” ungkapnya.
Cynthia Permata Dewi, mahasiswa Program Doktor Prodi Arsitektur DTAP FT UGM menorehkan prestasi dengan berhasil menyabet juara 2 dalam The Netherlands – Asia Pacific Student Short-Video Competition for Climate and Sustainable Development in Cities. Kompetisi tersebut merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Wubbo Ockels School for Energy and Climate, University of Groningen, Belanda, yang berfokus pada upaya kota-kota dalam menghadirkan solusi lokal guna menanggapi isu mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim serta tujuan pembangunan berkelanjutan lainnya. Kompetisi tersebut mendorong mahasiswa dari program sarjana, magister, maupun doktor untuk mengembangkan hasil penelitiannya dalam bentuk video pendek yang komunikatif agar dapat dijangkau oleh khalayak umum yang lebih luas.
Yogyakarta – Mahasiswa Arsitektur Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional dengan memenangkan Juara 1 dalam Sayembara Perspektif 2025 bertajuk “Safe Haven and Holistic Healing for Survivors: A Healing Environment Rehabilitation Center for Survivors of Sexual Violence”. Sayembara ini diselenggarakan oleh Universitas Mataram dan berfokus pada desain tempat rehabilitasi bagi perempuan korban kekerasan seksual dengan pendekatan kontekstualitas dan material alami.
Yogyakarta, 12 Mei 2025 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam ajang internasional. Salah satu mahasiswa arsitektur berhasil meraih penghargaan di Young Artist Prize Sakura Pigma Art Contest 2025, sebuah kompetisi seni tingkat global yang diadakan secara daring. Dengan tema “Joy in My Studies”, karya yang diusung mencerminkan perjalanan pribadi menuju pendidikan tinggi di UGM dengan gaya artistik yang memukau.
Menggunakan KOI Sakura watercolor dan pena Micron Sakura, karya tersebut menampilkan seorang wanita membawa architect’s tube yang diiringi naga kayu menuju kampus UGM. Latar belakang jalan menuju UGM digambarkan dengan perspektif bird’s eye view, memberikan kesan mendalam pada elemen naratif sekaligus visual. Karya ini tidak hanya menunjukkan keahlian teknis dalam seni visual, tetapi juga mengangkat tema optimisme dan semangat dalam menempuh pendidikan.
Pada tanggal 24 Januari 2025, Program Doktor Prodi Arsitektur DTAP FT UGM mengadakan Ujian Tertutup bagi Kandidat Doktor Tri Endangsih dengan judul disertasi Model Konseptual Perancangan Permukiman Hibrid pada Pengembangan Kawasan Transit-Oriented Development Stasiun Kereta Api (Studi Kasus: Stasiun Jatinegara).
“Urgensi dalam penelitian ini adalah pentingnya mewujudkan pengembangan ruang kota yang inovatif di kawasan kepadatan tinggi. Model konseptual permukiman hibrid pada kawasan dengan kepadatan tinggi dapat menjadi salah satu alternatif solusi untuk meningkatkan kinerja hunian fungsi campuran (fungsi hunian, komersial, dan fasilitas publik) dengan perbedaan fungsi dan strata penghuni bisa hidup berdampingan. Hibriditas dalam konteks tata kota, menghubungkan antara orang dan aktivitas pada titik-titik lebih dari satu kawasan yang memiliki intensitas pergerakan tinggi melalui penegasan jalur dan menghubungkan kawasan-kawasan untuk menciptakan suatu ruang kota yang memiliki komplekditas yang hibrid/ terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model konseptual permukiman hibrid pada pengembangan kawasan Transit-Oriented Development stasiun Jatinegara dengan pendekatan konsep arsitektur hibrid untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan perkotaan.”
Awal Mula Perjalanan: Dari Instagram hingga London. Ketertarikan Tsania pada IISMA bermula pada tahun 2021, saat di awal ia kuliah. Informasi yang ia lihat di Instagram kakak tingkat memicu rasa penasaran hingga akhirnya ia mendalami lebih lanjut lewat media sosial OIA UGM dan berbagai sumber lain. Sejak awal, Tsania memang memiliki mimpi untuk mengikuti program pertukaran pelajar. Maka, ia pun mulai serius mengikuti berbagai sesi informasi IISMA dan mempersiapkan diri untuk mendaftar di tahun 2024.
Paris dan Le Havre, Prancis — Pada 5-7 Maret 2025, konferensi internasional “The Rise Of Asia” digelar untuk memperingati 70 tahun Konferensi Asia-Afrika 1955 dan kelanjutan dari semangat Bandung Spirit Movement. Kegiatan ini berlangsung di Paris pada hari pertama dan dilanjutkan di Le Havre pada hari kedua dan ketiga, menjadi wadah penting bagi negara-negara berkembang untuk membangun masa depan dunia yang lebih adil, berkelanjutan, dan inklusif.
Sejak diagendakan pada tahun 2015, The Rise Of Asia Conference telah berfokus pada solidaritas, kerja sama, dan dekolonisasi. Tahun ini, konferensi juga menegaskan komitmennya terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) sebagai kerangka kerja global yang mendasari upaya pembangunan. Salah satu agenda utama adalah pengembangan University of New Emerging Forces (UNEFO) di Koudougou, Burkina Faso, yang mendukung SDGs melalui pengembangan pendidikan berkualitas (SDG 4), kerja sama internasional (SDG 17), serta meningkatkan inklusivitas dan komunitas yang berkelanjutan (SDG 10 dan SDG 11). Mahasiswa Departemen Arsitektur dan Perencanaan (DTAP) UGM—Bening Putri Kasandra, turut berkontribusi dengan merancang desain perpustakaan UNEFO yang berbasis pada nilai-nilai lokal Burkina Faso dan semangat Asia-Afrika.
Dilatarbelakangi peristiwa Gempa Besar Hanshin-Awaji pada tahun 1995, Kota Kobe menjadi pusat pengalaman dan pengetahuan dalam manajemen keselamatan, terutama dalam pencegahan dan mitigasi bencana. Selama bertahun-tahun, Kobe menarik perhatian organisasi, institusi nasional maupun internasional, serta para peneliti dan akademisi untuk mempelajari sistem safety management yang dikembangkan setelah bencana tersebut.
Sebagai bagian dari Asian Cooperative Program (ACP), Kansai University of International Studies (KUISs) yang berlokasi di Kobe, Jepang menggelar kegiatan “The Japanese Safety Management and Japanese Culture.” Program tersebut dilaksanakan pada tanggal 6 hingga 17 Februari 2025. Bramertha Salsabella Roseli (Mertha), mahasiswa Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, menjadi salah satu peserta program kolaboratif tersebut bersama mahasiswa dari berbagai unversitas anggota ACP. Kegiatan ini sejalan dengan poin-poin SDGs, yakni pendidikan berkualitas (SDG 4), inovasi infrastruktur (SDG 9), dan kemitraan global (SDG 17).




