Pada kuartal pertama tahun 2026, Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan (DTAP), Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM) melepas sebanyak 17 calon wisudawan dan wisudawati program sarjana. Terdiri atas 11 lulusan dari Program Studi Arsitektur dan 6 lulusan dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), pelepasan periode Februari 2026 ini menjadi momentum penting bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan perjalanan akademiknya.
Dari Program Studi Arsitektur, capaian akademik lulusan berada pada rentang IPK 3,10 hingga 3,70, dengan rata-rata IPK sebesar 3,42. Predikat IPK tertinggi diraih oleh Raihan Lazuardi Suyono (angkatan 2021) dengan IPK 3,70. Rata-rata masa studi lulusan adalah 4 tahun 11 bulan, dengan masa studi tercepat 4 tahun 1 bulan yang dicapai oleh Bening Putri Kasandra. Sementara itu, lulusan termuda pada periode ini adalah Chantal Maheeyaridy dengan usia 21 tahun 10 bulan.

Sebanyak dua lulusan Arsitektur meraih predikat lulus dengan pujian, dan sembilan lainnya lulus dengan predikat sangat memuaskan. Para lulusan ini telah mengikuti yudisium pada 26 September 2025, 28 November 2025, dan 19 Januari 2026.
Pada Program Studi PWK, capaian akademik juga menunjukkan hasil yang membanggakan. Rentang IPK lulusan berada pada angka 3,55 hingga 3,63, dengan rata-rata IPK 3,59. Predikat IPK tertinggi diraih oleh Maulina Nadya dengan IPK 3,63. Masa studi tercepat, yakni 4 tahun 3 bulan, dicapai oleh tiga mahasiswa angkatan 2021: Indra Dewanto, Maulina Nadya, dan Ahnaf Fairuz Syifa. Lulusan termuda pada periode ini adalah Dhifan Rizqon Kusuma Djenie dengan usia 21 tahun 6 bulan.

Sebanyak empat lulusan PWK meraih predikat lulus dengan pujian, sementara dua lainnya lulus dengan predikat sangat memuaskan. Para lulusan PWK periode ini telah mengikuti yudisium pada 31 Juli 2025, 28 November 2025, dan 19 Januari 2026.
Pelepasan calon wisudawan dan wisudawati ini menjadi wujud komitmen DTAP FT UGM dalam menghasilkan lulusan yang unggul, kompeten, dan siap berkontribusi di bidang arsitektur serta perencanaan wilayah dan kota. Keberhasilan para lulusan ini sekaligus mencerminkan kontribusi departemen dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan. Melalui pendidikan yang kuat dan relevan, DTAP FT UGM terus berperan dalam mencetak profesional yang mampu menghadirkan solusi ruang dan lingkungan binaan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak bagi masyarakat luas.
Berita oleh Rindi Dwi Cahyati



