Prof. Dr. Linda W. Fanggidae, S.T., M.T., alumni Program Doktor Program Studi Arsitektur UGM Angkatan 2016, berhasil mencapai capaian akademik sebagai Guru Besar di Universitas Nusa Cendana. Pengukuhan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi alumni Program Doktor Arsitektur UGM dalam pengembangan keilmuan arsitektur di Indonesia.
Dalam orasi ilmiahnya pada 8 April 2026, Prof. Linda mengangkat judul “Bidang Ilmu Arsitektur dan Perilaku: Membangun Ruang bagi Jiwa Manusia yang merupakan pemaknaan dari Pruitt-Igoe hingga Kios Angalai”. Kajian tersebut membahas hubungan antara arsitektur, perilaku manusia, dan pengalaman ruang, dengan menekankan bahwa arsitektur tidak hanya berkaitan dengan bentuk fisik, tetapi juga bagaimana ruang membentuk interaksi, makna, dan kehidupan manusia.
Prof. Linda menyampaikan bahwa ruang dan bangunan menjadi lebih bermakna ketika dipahami melalui hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungan binaan. Pemikiran ini memperkuat pentingnya pendekatan arsitektur yang berorientasi pada kebutuhan manusia dan konteks sosial budaya.
Pencapaian ini mendukung pengembangan pendidikan dan penelitian arsitektur yang sejalan dengan SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kapasitas akademik dan kontribusi keilmuan, serta SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) dalam mendorong penciptaan ruang dan lingkungan binaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
(Diadaptasi dari Pengantar Orasi Ilmiah Pengukuhan Guru Besar Arsitektur Prof. Dr. Linda W. Fanggidae, S.T., M.T., 8 April 2026, hlm. 3–5)
Artikel ini merupakan reproduksi dari:
https://s3.archiplan.ugm.ac.id/2026/04/24/pengukuhan-alumni-doktor-arsitektur-linda-fanggidae/
Penulis awal: Shafa Amalia Sukowati
Penyunting dan penyusun ulang: Rindi Dwi Cahyati


