Pada Jumat, 13 Februari 2026, mahasiswa Studio Rancang Kota Eksplorasi Komprehensif turut berpartisipasi dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Tata Ruang Kawasan Rendah Emisi (KRE) Jeron Beteng. Kegiatan ini berada di bawah bimbingan Prof. Ikaputra dan Prof. Bambang Hari Wibisono, serta diinisiasi oleh Pusat Studi Transportasi dan Logistik UGM. FGD ini menjadi bagian integral dari proses pembelajaran, di mana kawasan Jeron Beteng diangkat sebagai objek tugas studio, sehingga mahasiswa dapat terlibat langsung dalam dinamika perencanaan kawasan nyata.
Mahasiswa baru Magister Rancang Kota angkatan 9 telah melaksanakan kegiatan Matrikulasi Persiapan Studio Rancang Kota pada tanggal 2–6 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi tahap awal dalam memasuki proses pembelajaran di semester genap Tahun Ajaran 2025/2026. Kawasan Pusat Kota Salatiga dipilih sebagai objek studi dalam Studio Rancang Kota, memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenali secara langsung dinamika kawasan perkotaan yang memiliki karakter, potensi, dan tantangan tersendiri dalam konteks perancangan kota.
Pada Jumat, 6 Februari 2026, Program Magister Rancang Kota menyelenggarakan kuliah umum dalam rangka pembukaan semester genap Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, yakni secara luring di Ruang Kuliah 1 Lantai 3 Sayap Utara DTAP FT UGM serta secara daring melalui Zoom Meeting. Acara ini terbuka untuk umum dan alumni, sehingga menjadi ruang berbagi pengetahuan yang tidak hanya terbatas pada sivitas akademika, tetapi juga menjangkau khalayak yang lebih luas.
Kuliah umum ini mengangkat tema “Designing Resilient Cities: Regenerative Planning with Nature-based Solution” dengan menghadirkan Anton Siura, founder sekaligus principal SIURA Studio, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Anton Siura menekankan pentingnya memahami karakter serta konteks alami lingkungan perkotaan sebagai dasar dalam proses perencanaan dan perancangan kota. Ia juga menyoroti pentingnya integrasi sumber daya air dan sistem alami dalam menghasilkan solusi rancang kota yang mampu menciptakan livable places yang adaptif, tangguh, dan berkelanjutan.
Warid Zul Ilmi (Warid) adalah mahasiswa pertama dari Program Magister berbasis Riset atau Master by Research (MBR) di Magister Perencanaan Wilayah dan Kota (MPWK), Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada. Ia bergabung di MPWK UGM pada Semester Genap Tahun Ajaran 2023/2024 dengan antusiasme dan dedikasi yang besar terhadap penelitian sebagai saluran untuk memahami, menafsirkan, dan merespons berbagai masalah pembangunan perkotaan. Pada bulan Januari 2026, Warid berhasil lulus dari MPWK UGM dengan menyandang predikat Cumlaude.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat KBK Teknologi Bangunan, Program Studi Arsitektur Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gedongkiwo melaksanakan kegiatan Perencanaan Pariwisata Kelurahan Gedongkiwo, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta pada tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pengembangan potensi wisata perkotaan berbasis Masyarakat dan budaya lokal melalui pendekatan perencanaan ruang dan arsitektur yang berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, rangkaian kegiatan meliputi pemetaan potensi wisata, observasi lingkungan permukiman, diskusi bersama warga dan instansi terkait, serta penyusunan konsep pengembangan pariwisata kawasan. Proses perencanaan ini melibatkan pengurus Pokdarwis, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, serta mahasiswa Program Studi Arsitektur UGM. Kolaborasi ini menjadi ruang dialog antara masyarakat dan akademisi dalam merumuskan arah pengembangan wisata yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan lokal.
Diberitahukan kepada seluruh mahasiswa bahwa heregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan jadwal yang telah ditetapkan oleh Universitas. Mahasiswa diharapkan mencermati informasi berikut dan melaksanakan proses heregistrasi tepat waktu.
Sebelum melakukan pengajuan cuti semester, aktif kembali, perpanjangan studi, serta keringanan atau penundaan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), mahasiswa wajib terlebih dahulu mengurus persetujuan (approval) surat melalui SMS FT Persuratan. Pedoman dan alur persuratan dapat diakses melalui laman berikut: https://archiplan.ugm.ac.id/id/alur-persuratan/. Setelah surat memperoleh persetujuan, pengajuan terkait selanjutnya dapat diproses melalui SIMASTER.
Prof. Ir. Bakti Setiawan M.A., Ph.D., yang akrab disapa Prof. Bobi, akademisi Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, hadir sebagai narasumber dalam talkshow “Ruang-Ruang yang Menginspirasi” pada Kamis, 18 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di Studio RBTV Jogja, Universitas AMIKOM Yogyakarta. Talkshow tersebut menjadi ruang diskusi publik mengenai isu penataan ruang dan pengembangan kawasan strategis di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Diskusi diarahkan pada peran Satuan Ruang Strategis (SRS) dalam menjaga dan memperkuat keistimewaan DIY, salah satunya dari perspektif perencanaan wilayah. SRS diposisikan sebagai instrumen penting yang mengintegrasikan aspek filosofis, historis, adat, sosial, dan lingkungan dalam pengelolaan ruang. Pendekatan ini menegaskan pentingnya keselarasan antara nilai budaya dan kebutuhan pembangunan wilayah.
Prof. Bakti Setiawan atau kerap disapa Pak Bobi menjadi salah satu narasumber Workshop “Perlindungan Warisan Budaya dalam Pelaksanaan Proyek Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan di Indonesia” yang diselenggarakan oleh P.T. Sarana Multi Infrastruktur di Hotel Plataran Borobudur, Magelang. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 15 Oktober 2025, pukul 14.00–17.00 WIB, dan dihadiri oleh para pemangku kepentingan terkait. Workshop ini bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor agar upaya pelestarian cagar budaya dapat berjalan seiring dengan pembangunan yang berkelanjutan.
Prof. Ir. Wiendu Nuryanti, M.Arch., Ph.D., dosen Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada, menjadi salah satu narasumber utama dalam kegiatan Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) and Southeast Asia Business Events Forum (SEABEF) 2025. Acara bergengsi ini diselenggarakan oleh Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) bersama Kementerian Pariwisata, bertempat di Hall C9, Conference Area, Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang, Banten pada Minggu, 12 Oktober 2025. Dalam paparannya, Prof. Wiendu mengangkat tema Arsitektur dan Pariwisata, menyoroti bagaimana arsitektur menjadi jantung dari pariwisata Indonesia di tengah derasnya arus perubahan global.
Yogyakarta, 8 Oktober 2025 — Prof. Bakti Setiawan, dosen Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada, menjadi salah satu pembicara dalam sesi “From Scientific Research to Societal Impact: Climate and Sustainable Development in Cities” pada WINNER 2025. Prof. Bakti Setiawan atau yang biasa disapa Prof. Bobi, bergabung secara daring dari UGM, berpartisipasi dalam forum internasional yang menghadirkan para akademisi dan praktisi dari Indonesia dan Belanda untuk membahas peran riset ilmiah dalam mendukung pembangunan perkotaan berkelanjutan dan aksi iklim.



