• Portal UGM
  • Portal Akademik
  • IT Center
  • Simaster
  • Library
  • Research
  • Webmail
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Arsitektur Dan Perencanaan
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi Misi
    • Peta Kampus
    • Sertifikat Akreditasi
    • Struktur Organisasi
    • Informasi Dosen & Staf
  • Aktivitas
    • Berita
    • Prestasi Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • P2MKA
    • Kegiatan Internasional
      • ICIAP
    • Kalender Akademik
  • Program
  • Fasilitas
    • Perpustakaan
      • Perpustakaan Pusat
      • Referensi Buku
    • Sistem Manajeman Safety, Health, and Environment (SHE)
  • Link
    • Universitas Gadjah Mada
    • Fakultas Teknik
    • Program Sarjana Arsitektur
    • Program Profesi Arsitek (PPAr)
    • Program Master Arsitektur
    • Program Doktor Arsitektur
    • Program Sarjana Perencanaan Wilayah dan Kota
    • Program Master Perencanaan Wilayah dan Kota
    • Program Doktor Perencanaan Wilayah dan Kota
    • Program Master Rancang Kota
    • MBKM (0)
  • Akademik & Kemahasiswaan
    • Alumni
      • Layanan Legalisasi dan Translasi
      • KAGAMA UGM
      • Himpunan Alumni
    • Pengumuman
    • Persuratan
    • Informasi
    • Beasiswa
  • Beranda
  • Berita
  • PWK UGM Gelar Academic Workshop “Nature-based Solutions: Bringing Theory into Practice”

PWK UGM Gelar Academic Workshop “Nature-based Solutions: Bringing Theory into Practice”

  • Berita, Kegiatan, SDGs, SDGs 11, SDGs 13, SDGs 17, SDGs 6, SDGs 9
  • 12 Maret 2026, 23.47
  • Oleh: rafaferdinansyahsupriyadi
  • 0

Pesatnya laju urbanisasi dan ancaman nyata perubahan iklim menuntut para perencana kota untuk terus mencari terobosan baru, khususnya dalam hal ketahanan lingkungan dan manajemen sumber daya air. Merespons tantangan tersebut, Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan UGM sukses menggelar Academic Workshop bertajuk “Nature-based Solutions: Bringing Theory into Practice” pada hari Senin, 9 Maret 2026, bertempat di Ruang Sidang, Lantai 2, Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan.

Workshop ini tidak sekadar menjadi forum diskusi teoretis, melainkan sebuah ruang sinergi untuk menjembatani kesenjangan antara gagasan akademis, kebijakan pemerintah, dan kesiapan masyarakat di lapangan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kolaborasi lintas negara dan institusi, khususnya memperkuat jejaring kerja sama dengan mitra internasional dari Jerman melalui payung inisiatif PolyUrbanWaters (PUW). Workshop ini mengundang para stakeholder dari Pemerintah Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta, akademisi, serta mahasiswa.

Dibuka oleh Dr.Eng. Alexander Rani Suryandono, S.T., M.Arch. selaku Kepala Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan dan dipandu langsung oleh Prof. Ir. Bakti Setiawan, MA, Ph.D. selaku moderator, diskusi berjalan dinamis dengan mengelaborasikan perspektif global dan aksi lokal. Dari sisi internasional, Xhesika Hoxha dari TH Köln University membuka wawasan peserta mengenai instrumen penilaian dan seleksi Nature-based Solutions (NBS) untuk ketahanan air. Paparan ini kemudian diperdalam oleh Prof. Anke Hagemann dan Lukas Pappert dari Technische Universität Berlin (TU Berlin) yang menyoroti metodologi perencanaan sensitif air (Water Sensitive Planning) serta pentingnya partisipasi multi-stakeholder.

Untuk memastikan teori tersebut kontekstual, workshop ini juga membedah bagaimana realita di lapangan. Hasanatun Nisa Thamrin, perwakilan dari Yayasan Kota Kita yang tergabung dalam Tim Proyek PUW, mempresentasikan tantangan transformasi teori ke praktik melalui studi kasus di Sariharjo, yakni kawasan Rejodani dan Randugowang. Sebagai penyempurna diskusi, kehadiran Nur Fitri Handayani, S.STP, M.Si., selaku Kepala Bappeda Kabupaten Sleman, memberikan sudut pandang krusial mengenai respons strategis dan arah kebijakan pemerintah daerah dalam mengadopsi perencanaan tata ruang yang sensitif terhadap isu air.

Melalui diskursus ini, PWK UGM berkomitmen mencetak perencana kota yang tidak hanya kuat secara konseptual, tetapi juga aplikatif dalam merumuskan solusi berbasis alam di masyarakat. Academic Workshop ini berkontribusi pada pencapaian SDG 11 melalui perumusan solusi mitigasi banjir dan peningkatan livability kawasan perkotaan, serta SDG 13 dengan pendekatan Nature-Based Solutions (NBS) untuk adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Selain itu, kegiatan ini mendukung SDG 6 melalui penerapan Water Sensitive Planning (WSP) dalam pengelolaan sumber daya air, serta memperkuat SDG 17 melalui kolaborasi multipihak antara UGM, TH Köln, TU Berlin, Bappeda Sleman, dan Yayasan Kota Kita. Terakhir, workshop ini juga berkontribusi pada SDG 9 melalui pengembangan green infrastructure dan inovasi tata ruang berbasis siklus alam.

Artikel ini merupakan reproduksi dari:

https://pwk.archiplan.ugm.ac.id/after-report-academic-workshop-nature-based-solutions-bringing-theory-into-practice/

Penulis:  Jillan Sausan Amira

Penyunting: Rindi Dwi Cahyati

Tags: berita kegiatan SDGs 11-Kota & Permukiman Berkelanjutan SDGs 13-Penanganan Perubahan Iklim SDGs 17-Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDGs 6-Air Bersih dan Sanitasi Layak SDGs 9-Industri Inovasi & Infrastruktur
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan

Fakultas Teknik

Universitas Gadjah Mada

Jln. Grafika No. 2 Yogyakarta, 55281, Indonesia

   archiplan@ugm.ac.id
   +62 (274) 580092
   +62 (274) 580854

KERJA SAMA

  • Kerja Sama Dalam Negeri
  • Alumni
  • Kerja Sama Internasional

LAYANAN

  • Pengumuman
  • Informasi
  • Alur Persuratan

LAINNYA

  • Pendaftaran Mahasiswa Baru
  • Beri Masukan atau Aspirasi
  • Pendataan Prestasi Mahasiswa

PELAPORAN

  • Whistleblowing System

© 2026 DTAP UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY