• Portal UGM
  • Portal Akademik
  • IT Center
  • Simaster
  • Library
  • Research
  • Webmail
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Arsitektur Dan Perencanaan
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi Misi
    • Peta Kampus
    • Sertifikat Akreditasi
    • Struktur Organisasi
    • Informasi Dosen & Staf
  • Aktivitas
    • Berita
    • Prestasi Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • P2MKA
    • Kegiatan Internasional
      • ICIAP
    • Kalender Akademik
  • Program
  • Fasilitas
    • Perpustakaan
      • Perpustakaan Pusat
      • Referensi Buku
    • Sistem Manajeman Safety, Health, and Environment (SHE)
  • Link
    • Universitas Gadjah Mada
    • Fakultas Teknik
    • Program Sarjana Arsitektur
    • Program Profesi Arsitek (PPAr)
    • Program Master Arsitektur
    • Program Doktor Arsitektur
    • Program Sarjana Perencanaan Wilayah dan Kota
    • Program Master Perencanaan Wilayah dan Kota
    • Program Doktor Perencanaan Wilayah dan Kota
    • Program Master Rancang Kota
    • MBKM (0)
  • Akademik & Kemahasiswaan
    • Alumni
      • Layanan Legalisasi dan Translasi
      • KAGAMA UGM
      • Himpunan Alumni
    • Pengumuman
    • Persuratan
    • Informasi
    • Beasiswa
  • Beranda
  • Berita
  • Workshop Public Relations Intelligence 5.0 Bahas Transformasi Kehumasan Profesional di Era Digital

Workshop Public Relations Intelligence 5.0 Bahas Transformasi Kehumasan Profesional di Era Digital

  • Berita, Kegiatan, SDGs, SDGs 4, SDGs 8, SDGs 9
  • 1 Oktober 2026, 09.04
  • Oleh: rafaferdinansyahsupriyadi
  • 0

Yogyakarta, 29 September 2026 — Perkembangan media sosial, teknologi informasi, dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) mendorong perubahan dalam praktik kehumasan profesional. Di lingkungan perguruan tinggi, kehumasan tidak hanya menjadi tanggung jawab unit khusus, tetapi juga merupakan bagian dari peran setiap individu dalam membangun citra dan menyampaikan informasi kepada publik.

Hal tersebut menjadi fokus dalam Workshop Public Relations Intelligence 5.0 bertajuk “Transformasi Kehumasan Profesional melalui Media Sosial, Teknologi Informasi, dan Artificial Intelligence”. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 29 September 2026, pukul 09.00–12.00 WIB di Auditorium Lantai 3 Gedung SGLC. Workshop menghadirkan Dr. Hendi Pratama, pakar komunikasi (Communication Expert), ahli linguistik terapan (Applied Linguist), sekaligus praktisi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI-Enhanced Learning Practitioner), sebagai narasumber.

Salah satu pembahasan utama dalam workshop ini adalah pentingnya memahami peran kehumasan bagi seluruh warga kampus, termasuk tenaga kependidikan. Interaksi sehari-hari, pelayanan kepada mahasiswa, serta komunikasi dengan pihak eksternal merupakan bagian dari aktivitas yang dapat membentuk persepsi publik terhadap institusi.

Materi workshop juga mencakup evolusi kehumasan dan perubahan peran tenaga kependidikan di tengah perkembangan teknologi. Pemahaman ini menjadi penting agar setiap individu mampu menyesuaikan diri dengan pola komunikasi yang terus berkembang, sekaligus menjalankan tanggung jawab profesional dalam merepresentasikan institusi.

Selain itu, aspek personal branding bagi tenaga kependidikan di era 5.0 turut menjadi perhatian. Personal branding berkaitan dengan pembentukan identitas profesional melalui kompetensi, perilaku, dan cara berkomunikasi. Di era digital, kemampuan membangun citra profesional menjadi relevan, baik dalam interaksi langsung maupun melalui media sosial.

Workshop ini turut membahas keterampilan konten digital (digital content skills) sebagai bagian dari pengembangan kompetensi kehumasan. Kemampuan membuat dan menyampaikan konten secara efektif diperlukan untuk mendukung penyebaran informasi, memperkenalkan kegiatan institusi, serta menjangkau audiens melalui berbagai platform digital.

Di samping itu, pemanfaatan kecerdasan buatan untuk Public Relations Intelligence menjadi salah satu fokus pembahasan. Perkembangan AI membuka peluang bagi organisasi untuk menyesuaikan cara kerja dan pendekatan komunikasi dengan kemajuan teknologi informasi. Penguasaan teknologi tersebut menjadi salah satu aspek yang relevan dalam pengembangan kehumasan profesional.

Pemanfaatan teknologi tetap perlu disertai pertimbangan yang cermat dalam penyusunan dan penyampaian informasi. Ketepatan pesan, tanggung jawab komunikasi, serta pemahaman terhadap kebutuhan audiens tetap menjadi aspek penting dalam praktik kehumasan.

Melalui Workshop Public Relations Intelligence 5.0, berbagai aspek kehumasan modern dibahas sebagai bagian dari upaya menghadapi perubahan lingkungan komunikasi digital. Mulai dari pemahaman peran kehumasan, penguatan personal branding, pengembangan keterampilan konten digital, hingga pemanfaatan AI, seluruhnya berkaitan dengan kebutuhan peningkatan kompetensi di era teknologi.

Kegiatan ini mengangkat pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi transformasi kehumasan. Dengan memahami perkembangan media sosial, teknologi informasi, dan kecerdasan buatan, tenaga kependidikan dapat terus mengembangkan kapasitas profesionalnya dalam mendukung komunikasi dan membangun citra positif institusi.

Pelaksanaan workshop ini memiliki keterkaitan dengan beberapa tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Pertama, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendukung pembelajaran sepanjang hayat dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui pengembangan keterampilan komunikasi serta literasi digital.

Kedua, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui penguatan profesionalitas dan peningkatan kapasitas tenaga kependidikan dalam menghadapi perubahan kebutuhan kompetensi di dunia kerja. Penguasaan keterampilan digital menjadi salah satu aspek yang relevan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang adaptif.

Ketiga, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui pembahasan pemanfaatan teknologi informasi dan kecerdasan buatan untuk mendukung inovasi dalam praktik kehumasan. Adaptasi terhadap perkembangan teknologi menjadi bagian dari upaya membangun proses komunikasi organisasi yang lebih responsif terhadap perubahan era digital.

Keterkaitan tersebut menempatkan pengembangan kompetensi kehumasan sebagai salah satu kontribusi yang dapat mendukung agenda pembangunan berkelanjutan, terutama dalam aspek pendidikan, profesionalitas tenaga kerja, dan inovasi teknologi.

Melalui Workshop Public Relations Intelligence 5.0, berbagai aspek kehumasan modern dibahas sebagai bagian dari upaya menghadapi perubahan lingkungan komunikasi digital. Mulai dari pemahaman peran kehumasan, penguatan personal branding, pengembangan keterampilan konten digital, hingga pemanfaatan AI, seluruhnya berkaitan dengan kebutuhan peningkatan kompetensi di era teknologi.

Pengembangan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang kehumasan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun komunikasi institusi yang profesional, adaptif, dan bertanggung jawab, sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

Tags: berita kegiatan SDGs SDGs 4-Pendidikan Berkualitas SDGs 8-Pekerjaan Layak & Pertumbuhan Ekonomi SDGs 9-Industri Inovasi & Infrastruktur
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan

Fakultas Teknik

Universitas Gadjah Mada

Jln. Grafika No. 2 Yogyakarta, 55281, Indonesia

   archiplan@ugm.ac.id
   +62 (274) 580092
   +62 (274) 580854

KERJA SAMA

  • Kerja Sama Dalam Negeri
  • Alumni
  • Kerja Sama Internasional

LAYANAN

  • Pengumuman
  • Informasi
  • Alur Persuratan

LAINNYA

  • Pendaftaran Mahasiswa Baru
  • Beri Masukan atau Aspirasi
  • Pendataan Prestasi Mahasiswa

PELAPORAN

  • Whistleblowing System

© 2026 DTAP UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY