Penelitian yang mengkaji strategi pelestarian kompleks religi dan pendidikan era kolonial di Keuskupan Agung Semarang melalui pendekatan Historic Interpretation Strategy (HIS) berhasil dipublikasikan dalam jurnal internasional. Penelitian ini dimuat pada Social Sustainability in Economic, Social, and Cultural. Artikel lengkap karya Rosalia Rachma Rihadiani bersama Prof. Ir. Sudaryono, M.Eng., Ph.D., IPU. (Promotor) dan Dr.Eng. Ir. Laretna Trisnantari Adishakti, M.Arch. (Ko-Promotor) dapat diakses lengkap melalui https://doi.org/10.18848/2325-1115/CGP/v22i01/63-86. Penelitian berjudul “Historical Collective Memory as a Strategy for Architectural Conservation in the Archdiocese of Semarang: A Case Study of Yogyakarta, Surakarta, Muntilan, Ambarawa, and Semarang” itu menekankan kajian bahwa pelestarian arsitektur tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik bangunan, tetapi juga memori kolektif, nilai sejarah, serta makna ruang yang terus berkembang dalam kehidupan masyarakat.
berita
Pada tanggal 2 April 2026, PWK UGM berkesempatan mendalami isu kependudukan langsung dari praktisi. Bapak Mohamad Iqbal Apriansyah, S.H., M.P.H selaku Kepala Perwakilan BKKBN DIY, hadir memaparkan materi mengenai arah kebijakan kependudukan Indonesia di tengah dinamika sosial yang kian kompleks.
Kuliah umum ini menyoroti bahwa perencanaan wilayah tidak bisa dilepaskan dari statistik dan kualitas manusianya. Bapak Iqbal memaparkan berbagai program intervensi strategis, mulai dari gerakan “Genting” (Orang Tua Asuh Cegah Stunting) untuk memastikan kualitas generasi masa depan, hingga program “Tamasya” (Taman Asuh Sayang Anak) yang mendukung ekosistem pengasuhan anak yang terstandarisasi. Selain itu, fenomena fatherless di Indonesia juga direspon melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), yang menekankan pentingnya peran ayah dalam ketahanan keluarga.
Mahasiswa Program Doktor Prodi Arsitektur Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan (DTAP) FT UGM terus memperkuat kontribusi akademik melalui publikasi karya ilmiah pada jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus. Dua penelitian terbaru yang dipublikasikan mengangkat isu berbeda dalam bidang arsitektur, mulai dari pendidikan arsitektur hingga pelestarian warisan budaya.
Karya ilmiah yang berjudul “Evaluating relationships between hand-drawing ability and design performance: Case of Architecture Study Program UGM” ditulis oleh Kadek Indira Diah Kardina, Labdo Pranowo, Nur Zahrotunnisaa Zagi, dan Dijeng Dwi Putri bersama dosen Mario Lodeweik Lionar, S.T., M.Sc., Ph.D. dan Harry Kurniawan, S.T., M.Sc., Ph.D. telah dipublikasikan pada jurnal internasional ARTEKS: Journal of Architecture. Penelitian ini mengkaji hubungan antara kemampuan menggambar tangan (hand-drawing ability) dengan performa desain mahasiswa arsitektur. Melalui pendekatan kuantitatif berbasis korelasi, penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan representasi visual memiliki peran penting dalam mendukung proses berpikir kreatif dan pengembangan desain arsitektur, dengan tetap mempertimbangkan konteks pembelajaran. Artikel lengkap dapat diakses melalui tautan berikut https://journal.unwira.ac.id/index.php/ARTEKS/article/view/2841.
Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan (DTAP), Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Syawalan 1447 H pada Senin, 30 Maret 2026. Acara ini berlangsung mulai pukul 10.30 WIB di Pendopo Tedjo Suminto DTAP FT UGM, dan menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi seluruh keluarga besar DTAP.
Kegiatan Syawalan ini dihadiri berbagai unsur civitas DTAP, mulai dari pengurus departemen hingga keluarga besar yang telah purna tugas. Hadir dalam acara ini antara lain Ketua dan Sekretaris Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, para Ketua dan Sekretaris Program Studi, tenaga pendidik aktif maupun yang sudah purna, tenaga kependidikan aktif dan purna, para asisten, serta keluarga besar DTAP lainnya. Kehadiran lintas generasi ini mencerminkan kuatnya ikatan kekeluargaan yang terus terjaga di lingkungan DTAP.
Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Gadjah Mada kembali membekali mahasiswanya dengan kepekaan terhadap tren teknologi keruangan masa kini. Dalam agenda kuliah tamu terbaru, PWK UGM menghadirkan Nugroho Purwono, M.URP., Peneliti Ahli Muda dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang membedah topik krusial bertajuk “Big Data Spasial dalam Perencanaan Wilayah & Kota: Metode dan Teknik Analisis Data”.
Nugroho membuka sesi dengan sebuah pemaparan mengenai sekitar 80% dari total data yang diproduksi oleh masyarakat saat ini pada dasarnya memiliki dimensi spasial. Entah itu berupa koordinat yang menempel secara otomatis (natively geocoded) dari perangkat kita, maupun metadata geografis dari aktivitas transaksi sehari-hari.
13 Februari 2026 – Program Studi Arsitektur Universitas Gadjah Mada menjadi tuan rumah kegiatan 99% Abstraksi: Voice of The Village – Eko Prawoto yang diselenggarakan oleh Yayasan Eko Agus Prawoto (YEAP) bekerja sama dengan UGM, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) DIY, serta OMAH Library. Kegiatan ini berlangsung secara hybrid selama kurang lebih tiga jam dan diikuti oleh praktisi, akademisi, serta mahasiswa arsitektur dari berbagai daerah, baik secara luring maupun daring.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Krisna Thahja mewakili Yayasan Eko Agus Prawoto yang hadir secara langsung di lokasi. Selain itu, peserta juga menyimak sambutan dari Rinawati Adhypranata, istri mendiang Eko Prawoto, yang disampaikan melalui rekaman video. Sambutan tersebut menjadi momen reflektif yang mengingatkan kembali tentang sosok dan kontribusi Eko Prawoto dalam dunia arsitektur Indonesia.
Pesatnya laju urbanisasi dan ancaman nyata perubahan iklim menuntut para perencana kota untuk terus mencari terobosan baru, khususnya dalam hal ketahanan lingkungan dan manajemen sumber daya air. Merespons tantangan tersebut, Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan UGM sukses menggelar Academic Workshop bertajuk “Nature-based Solutions: Bringing Theory into Practice” pada hari Senin, 9 Maret 2026, bertempat di Ruang Sidang, Lantai 2, Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan.
Workshop ini tidak sekadar menjadi forum diskusi teoretis, melainkan sebuah ruang sinergi untuk menjembatani kesenjangan antara gagasan akademis, kebijakan pemerintah, dan kesiapan masyarakat di lapangan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kolaborasi lintas negara dan institusi, khususnya memperkuat jejaring kerja sama dengan mitra internasional dari Jerman melalui payung inisiatif PolyUrbanWaters (PUW). Workshop ini mengundang para stakeholder dari Pemerintah Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta, akademisi, serta mahasiswa.
Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) UGM baru saja menggelar kuliah tamu yang membedah sisi teknis sekaligus humanis dari manajemen pasca bencana. Menghadirkan Ir. Ashar Saputra, Ph.D., IPM dari Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan UGM, diskusi kali ini menyoroti kompleksitas pemulihan wilayah Sumatera setelah diterjang bencana banjir.
Dalam paparannya, Dr. Ashar menekankan bahwa pemulihan bukan sekadar membangun kembali apa yang hancur, melainkan menerapkan prinsip Build Back Better. Beliau menggarisbawahi tantangan nyata di lapangan, mulai dari kendala logistik dan pembersihan puing hingga sulitnya akses material konstruksi di daerah terdalam. Satu poin menarik yang dibahas adalah pentingnya aspek lokalitas, di mana dalam masa darurat, kayu-kayu hanyutan sisa banjir dapat diolah secara cerdas menjadi hunian sementara (huntara) yang ramah lingkungan sekaligus melibatkan partisipasi aktif warga penyintas.
Pada kuartal pertama tahun 2026, Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan (DTAP), Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM) melepas sebanyak 17 calon wisudawan dan wisudawati program sarjana. Terdiri atas 11 lulusan dari Program Studi Arsitektur dan 6 lulusan dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), pelepasan periode Februari 2026 ini menjadi momentum penting bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan perjalanan akademiknya.
Dari Program Studi Arsitektur, capaian akademik lulusan berada pada rentang IPK 3,10 hingga 3,70, dengan rata-rata IPK sebesar 3,42. Predikat IPK tertinggi diraih oleh Raihan Lazuardi Suyono (angkatan 2021) dengan IPK 3,70. Rata-rata masa studi lulusan adalah 4 tahun 11 bulan, dengan masa studi tercepat 4 tahun 1 bulan yang dicapai oleh Bening Putri Kasandra. Sementara itu, lulusan termuda pada periode ini adalah Chantal Maheeyaridy dengan usia 21 tahun 10 bulan.
Program Sarjana Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menegaskan komitmennya dalam menyelenggarakan pendidikan berstandar global. Pada tanggal 11-12 Februari 2026, PWK UGM telah melaksanakan serangkaian agenda Visitasi Re-Akreditasi oleh lembaga akreditasi internasional asal Jerman, yaitu ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik).
Kehadiran tim asesor independen internasional ini menjadi momentum penting bagi program studi untuk melakukan refleksi terhadap mutu pendidikan. Tim asesor yang bertugas dalam visitasi kali ini terdiri dari Prof. Dr. Frank Schwartze, Prof. Dr. Detlef Kurth, Dr. Hendricus Andy Simarmata, Aurelia Nadya Utomo, serta Tamina Renner, M.A.
